Kamis, 30 Mei 2013

I, Robot (Ketika Teknologi "Menyerang" Manusia)


Pada tahun 2035, sebuah perusahaan bernama U.S.Robotics mengembangkan suatu teknologi terbaru berupa Robot yang dapat mematuhi perintah, membantu manusia di bidang rumah tangga, mapun bisnis dan juga bisa melindungi manusia dari kejahatan. Robot itu dinamakan Robot NS-4. Robot ini diciptakan dengan mengacu pada 3 Hukum yang dibuat oleh Dr. Lanning yaitu :


Law I   
            A ROBOT MAY NOT INJURE A HUMAN BEING OR, THROUGH INACTION, ALLOW A HUMAN BEING TO COME TO HARM.
Law II
            A ROBOT MUST OBEY ORDERS GIVEN IT BY HUMAN BEINGS EXCEPT WHERE SUCH ORDERS WOULD CONFLICT WITH THE FIRST LAW.
Law III
            A ROBOT MUST PROTECT ITS OWN EXISTENCE AS LONG AS SUCH PROTECTION DOES NOT CONFLICT WITH THE FIRST OR SECOND LAW.

            Di kala hampir semua manusia menggantungkan hidupnya kepada robot, ada seorang detektif bernama Spooner yang sangat membenci dan tidak percaya kepada robot, dia memiliki keyakinan bahwa pada suatu saat robot akan memberikan dampak yang tidak baik bagi manusia.  Karena kebenciannya dan prasangka buruknya terhadap robot kian tak terbukti itu dia mendapat teguran dan ejekan dari rekan serta atasannya di kepolisian California, namun semua itu tidak mematahkan anggapannya bahwa suatu saat robot akan membahayakan manusia.
            Sampai suatu ketika, sang detektif mendapatkan Dr.Lanning telah meninggal karena terjatuh dari ruang kerjanya dan menemukan sebuah pesan berupa hologram dari Dr.Lanning. Dia mencurigai bahwa Dr.Lanning meninggal bukan karena bunuh diri, melainkan dibunuh oleh sebuah robot bernama Sonny yang merupakan inovasi terbaru USR yaitu Robot NS-5. Dengan berjalannya waktu dia menemukan ada kejanggalan pada Sonny yang berbeda dengan ribuan robot NS-5 lainnya. Sonny dapat bermimpi, belajar, dan memiliki perasaan. Sampai suatu ketika semua robot NS-5 menghancurkan robot NS-4 dan melakukan Revolusi besar-besaran. Semua robot itu tidak lagi dapat dikendalikan oleh manusia karena mereka telah dikendalikan sepenuhnya oleh V.I.K.I (Virtual Interactive Kinetic Intellegence) yang melanggar semua aturan karena perkembangan pikirannya yang tidak lagi di awasi, sehingga menyimpang dari 3 hukum yang telah dibuat oleh Dr. Lanning. Saat itulah semuanya percaya pada semua kata-kata Detektif Spooner bahwa robot akan membahayakan manusia. Dengan bantuan Sonny dan Dr.Calvin (seorang ahli teknologi modern dan psikiater USR), akhirnya Detektif Spooner dapat menghancurkan V.I.K.I dan semua robot dapat dikendalikan kembali sesuai 3 Hukum Dr.Lanning.

            Dengan semakin berkembangnya teknologi komputer, memungkinkan manusia menciptakan robot yang bisa mengerti bahasa manusia, mematuhi  perintah manusia dan semua robot hanya di kontrol dari jarak jauh menggunakan sebuah kecerdasan buatan yang disebut V.I.K.I (Virtual Interactive Kinetic Intellegence), pengendalian robot dengan menggunakan V.I.K.I merupakan sebuah pengembangan dari teknologi cloud computing dan ilmu kecerdasan buatan (artificial intelegence). Hal ini membuat Robot menjadi suatu kebutuhan bagi manusia karena bisa melakukan apapun yang diperintahkan manusia tanpa menolak selama tidak melanggar dari 3 hukum yang telah dibuat. Namun ini membuat manusia ingin melakukan segala hal dengan mudah dan sangat bergantung kepada teknologi yang berkembang dimasa itu. Saat hampir semua manusia bergantung pada teknologi, tanpa mereka sadari bahwa teknologi lah yang menguasai mereka dan dengan berjalannya waktu tujuan awal dari penciptaan Robot untuk membantu manusia ini memiliki efek yang berbanding terbalik dari tujuan utama diciptakannya robot-robot itu, robot menjadi ancaman bagi kehidupan manusia itu sendiri, karena suatu kecerdasan buatan yang dibiarkan berkembang dengan caranya sendiri tanpa diawasi sehingga menyimpang, karena sebuah kecerdasan buatan hanya melakukan apa yang telah dibenamkan kepada dirinya tanpa bisa mempertimbangkan efek-efek lainnya kepada manusia, “dia” (V.I.K.I) hanya melihat bahwa manusia membahayakan satu sama lain, sehingga harus ada manusia yang dikorbankan untuk menciptakan perdamaian, padahal anggapan untuk membunuh manusia sudah menyimpang dari 3 hukum yang seharusnya “dia” ikuti. Karena hal itu lah kita sebagai manusia dan sebagai pencipta teknologi tidak boleh bergantung sepenuhnya kepada teknologi itu sendiri, kita harus tetap lebih mengandalkan kemampuan manusia, dan hanya menggunakan teknologi sebatas hanya untuk membantu tugas manusia, tidak membiarkan sebuah teknologi untuk berpikir dan berkembang sendiri, bahkan sampai menggantikan sosok manusia seutuhnya.            

Tidak ada komentar:

Posting Komentar